Senin, 2 Jun 25 20:51 WITA

Taman Tanjong dan Sekitarnya Jadi Magnet Baru Wisata Kota Raja

by tbld

TABLOIDKUKAR.COM – Kawasan wisata Tenggarong terus berbenah. Salah satu yang kini mencuri perhatian adalah kawasan Taman Tanjong, destinasi yang memadukan unsur sejarah, ruang terbuka hijau, dan wisata kuliner dalam satu lokasi. Resmi dibuka pada 27 Maret 2025, taman ini berdiri di bekas kawasan padat penduduk dan kini telah disulap menjadi ruang publik modern yang nyaman dan fotogenik.

Terletak di tepi Sungai Mahakam, Taman Tanjong menghadirkan suasana segar terutama di pagi dan sore hari. Pengunjung akan disambut oleh tujuh miniatur Prasasti Yupa yang diterangi lampu artistik pada malam hari—menjadi simbol kejayaan sejarah Kutai. Tak hanya sebagai tempat bersantai, taman ini juga ramah anak, dengan hamparan rumput sintetis dan area duduk yang luas.

Salah satu kelebihan dari Taman Tanjong adalah akses langsungnya menuju Taman Titik Nol. Cukup berjalan kaki, pengunjung akan melewati deretan lapak UMKM yang menjual beragam kuliner lokal hingga camilan kekinian. Mulai dari makanan khas Kutai hingga minuman dingin yang digemari anak muda, kawasan ini menjadi destinasi yang pas untuk kulineran santai bersama keluarga.

Taman Titik Nol sendiri kini rutin dipadati warga, terutama di akhir pekan. Event mingguan seperti Simpang Odah Etam (SOE) membuat taman ini hidup dengan pertunjukan musik, seni, dan aktivitas komunitas kreatif. Selain rekreatif, taman ini juga menjadi ruang publik yang memperkuat interaksi antarwarga dan menjadi ajang unjuk bakat bagi pelaku seni lokal.

Bergeser sedikit, ada Taman Kota Raja yang menawarkan pengalaman berbeda. Taman ini dikenal karena tata cahayanya yang mengingatkan pada kawasan wisata malam terkenal seperti Orchard Road atau Dotonbori Street. Lampu-lampu warna-warni dipadukan dengan elemen desain modern membuat taman ini menjadi spot favorit untuk berswafoto dan bersantai di malam hari.

Tak lengkap rasanya mengunjungi Tenggarong tanpa mampir ke Museum Mulawarman. Terletak di pusat kota, museum ini masih menjadi primadona wisata sejarah. Koleksi peninggalan Kesultanan Kutai Kartanegara tersimpan rapi di dalamnya. Kini, museum juga memiliki bangunan tambahan dengan pendekatan lebih modern, menampilkan budaya lokal secara interaktif dan kekinian.

Dan jika Anda ingin mengakhiri hari dengan kesan yang tak terlupakan, cobalah menyeberang ke Pulau Kumala. Pulau ini menjadi alternatif wisata keluarga yang memadukan unsur budaya dan rekreasi. Di dalamnya terdapat miniatur bangunan adat, patung khas, dan jalur sepeda serta motor listrik untuk berkeliling menikmati pesona pulau di tengah Sungai Mahakam.

Dari taman modern hingga warisan budaya, Tenggarong terus menunjukkan bahwa ia tak hanya kota bersejarah, tapi juga destinasi wisata yang terus berkembang dan berwarna. (*)

Berita Terpopuler

Berita Terkait
Sabtu, 17 Januari 2026

Menata Ulang POBSI Kukar: Rinaldi Kafka Tekankan Keadilan bagi Seluruh Pelaku Biliar

#Daerah
Rabu, 14 Januari 2026

Maju Calon Ketua POBSI Kukar, Rinaldi Kafka Dorong Reformasi Organisasi dan Pembinaan Atlet

#Daerah
Rabu, 14 Januari 2026

Jalan Kabupaten di Dusun Merangan Tak Kunjung Diperbaiki, Akses Masyarakat Kian Memburuk

#Daerah
Minggu, 21 Desember 2025

Diskusi IPNU–IPPNU Kukar Soroti Krisis Ekologi dan Arah Kebijakan Pembangunan Daerah

#Daerah