Rabu, 7 Mei 25 18:40 WITA

Bupati Kukar Resmikan Pendirian Bank Sampah di Bukit Biru

by tbld

TABLOIDKUKAR.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menghadiri acara persemian sekalgus pengecekan Bank Sampah yang dibangun di RT 13 kelurahan Bukit Biru pada Rabu (7/05/2025).

Pembanguan bank sampah pertama di bukti biru ini, Didirikan atas hasil kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah kelurahan bukit biru kabupaten malaui prantara Dinas lingkungan hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kukar.

Memen peresmian bupati Kukar, juga dihadiri oleh sejumlah pejabat pemrintah, Ketua RT, hingga Plt. lurah Bukit Biru, Sri Herlinawati yang terlihat antusasi menyaksikan prosesi pemotongan pita peresmian hingga uji coba alat bank sampah.

Fasilitas Bank sampah yang baru diresmikan ini, Berisikan 1 unit mesin kompesor, kendaraan pengakut sampah beserta sejumlah alat penunjang lainnya guna mengolah sampah dan limbah organik tak terpakai masyarakat untuk di daur ulang.

Edi menyebut, Ide serta keinginan untuk membentuk bank sampah sendiri muncul dari warga RT 13 yang di wakili oleh Suparlin serta pelaksana Lurah Bukit Biru yang mengakomodir pemkab Kukar sebagai penyedia sarana serta peralatan yang dibutuhkan. Meliputi mesin komprsor hingga fasilitas penunjang pengolahan sampah lainnya.

Edi mengatakan, Manfaat yang ditimbulkan dari pendirian fasilitas ini diproyeksikan akan menyebar luas dan menyasar berbagai kalangan. Terutama bagi warga setempat yang menetap di sekitar area rumah produksi, mulai dari tim pengelola bank sampah, rumah tangga, hingga ke kalangan pelajar yang bersekolah di kelurahan Bukit biru.

“Persolan yang ada di lingkungan kelurahan bukit biru, khususnya rumah tangga ini akan teratasi dengan baik antara pengelola bank sampah. Jadi rumah tanggapun mendapatkan manfaatnya, pihak pengelola bank sampah juga dapat manfaatnya,”ucapnya.

Ia menyebut, pembentukan unit bank sampah bersifat terpadu di kelurahan bukit biru sangatlah penting.

Keberadaan bank sampah ini sangat diperlukan untuk mengubah pola pikir serta cara bertindak masyarakat bukit biru dalam hal mengelola dan memperlakukan setiap limbah rumah tangga yang mereka hasilkakan. Kebiasaan warga untuk mengumpulkan sampai menitipkan sampahnya di unit bak sampah terpadu dapat berefek panjang dalam memperbaiki kualitas prilaku serta ilmu pengertahuan masyarakat.

Edi menyebut, pengetahuan warga setempat dapat dibuktikan jika unit produksi ini dapat dimanfaatkan pemerintah kelurahan sebagai alat untuk mengedukasi setiap warga, kehadiran Bank sampah dapat digunakan sebagai alat kontrol bagi warga untuk selalu menjaga kualitas lingkungan sekitar.

Dahulu, persoalan limbah rumah tangga merupakan salah satu sumber permasalahan yang sering kali di pandang merepotkan oleh pemerintah dan pemerhati lingkungan di kukar. Khusnya bagi masyarakat yang peduli tentang keasrian dan kebersihan sebuah kawasan seluas 6,07 km tersebut.

Namun, kini, dengan adanya fasilitas bank sampah dinilai Edi AKAN secara perlahan mengubah cara pandang warga setempat terhadap barang yang sebelumnya tidak bernilai seperti limbah-lmbah yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga untuk diubah menjadi produk bernilai ekonomis.

“Karena terkait dengan sampah ini tidak ada habisnya, jadi memnag diperlukan perubahan pola pikir cara bertindak, bahwa sampah ini bukan lagi bagian dari masalah,” terangnya.

Selain itu, dari segi edukasi, keterlibatan siswa serta pelajar untuk mengisi stok sampah yang dibutuhkan akan berdampak positif, khususnya untuk mendidik secara bertahap tingkat pengetahuan para pelajar SD di bukit biru dalam membedakan antara sampah organik dan non-organik.

Ia berharap faslitas ini dioperasikan secara profesional oleh organisasi Bank Sampah Asri yang diberi amanah sebagi penanggung jawab pengelolaan bank sampah.

Edi meyakini pengelolaan Bank Sampah yang dijalankan dengan serius nafas baru sumber pendapatan masyarakat setempat. proyek ini juga memiliki arti penting bagi pemerintah sebagai instrumen guna mengkatkan taraf perekonomian warga bukit biru secara kolektif.

“Semoga jajaran pak Suparlin yang hari ini diberi amanah mengelola bank sampah tetap konsisten, insyallah kalau ini di tekuni membawa kegiatan ekonomi yang baik di lingkungan (Bukit Biru),” pungkasnya. (*)

Berita Terpopuler

Berita Terkait
Sabtu, 17 Januari 2026

Menata Ulang POBSI Kukar: Rinaldi Kafka Tekankan Keadilan bagi Seluruh Pelaku Biliar

#Daerah
Rabu, 14 Januari 2026

Maju Calon Ketua POBSI Kukar, Rinaldi Kafka Dorong Reformasi Organisasi dan Pembinaan Atlet

#Daerah
Rabu, 14 Januari 2026

Jalan Kabupaten di Dusun Merangan Tak Kunjung Diperbaiki, Akses Masyarakat Kian Memburuk

#Daerah
Minggu, 21 Desember 2025

Diskusi IPNU–IPPNU Kukar Soroti Krisis Ekologi dan Arah Kebijakan Pembangunan Daerah

#Daerah