TABLOIDKUKAR.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong percepatan swasembada pangan di Kalimantan Timur, termasuk untuk mendukung kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan yang digelar bersama Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, serta jajaran TNI dari Kodim 0906/Kukar dan Kodim 0908/Bontang.
“Pemkab Kukar siap mendukung langkah percepatan swasembada pangan seperti yang menjadi harapan Kementerian Pertanian,” ujar Rendi.
Namun demikian, Rendi menekankan bahwa tantangan utama bukan terletak pada ketersediaan lahan. Ia menyebutkan sejumlah hambatan teknis yang perlu segera diatasi, seperti kekurangan tenaga terampil di sektor pertanian, minimnya akses terhadap bibit unggul dan pupuk, keterbatasan teknologi modern, hingga sistem irigasi yang belum optimal.
“Diperlukan sinergi semua pihak, termasuk Kementerian Pertanian, untuk merumuskan kebijakan yang solutif. Kita perlu duduk bersama agar strategi swasembada ini berjalan efektif,” jelasnya.
Sebagai daerah yang ditetapkan sebagai prioritas program swasembada pangan oleh Kementan, Kukar telah menyiapkan beberapa program unggulan. Salah satunya adalah program Brigade Pangan yang akan menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi pertanian modern serta pelibatan petani milenial.
Program Brigade Pangan ini ditargetkan tercapai pada tahun 2027 dan akan dijalankan melalui kerja sama strategis dengan institusi TNI, yakni Kodim 0906/Kukar dan Kodim 0908/Bontang, melalui penandatanganan nota kesepahaman.
Tak hanya itu, Pemkab Kukar juga terus menggenjot optimalisasi lahan (oplah) di empat kecamatan seluas 2.392 hektare yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Upaya ini diharapkan dapat mendongkrak produktivitas sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di masa depan. (*)