Selasa, 6 Mei 25 0:29 WITA

Sekda Kukar: Pendidikan Harus Jadi Alat Perjuangan Sosial dan Pemerataan

by tbld

TABLOID KUKAR.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran krusial dalam memutus mata rantai ketimpangan sosial dan mengangkat derajat kehidupan masyarakat.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kukar

“Pendidikan adalah kekuatan besar. Bukan hanya sekadar program pemerintah, tapi instrumen perubahan sosial yang nyata,” ujar Sunggono di hadapan para peserta upacara.

Menurutnya, pendidikan yang inklusif dan berkualitas dapat membuka peluang yang setara bagi seluruh anak bangsa, termasuk mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Ia menekankan pentingnya mobilitas sosial melalui pendidikan sebagai jalan menuju keadilan sosial.

“Anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap punya harapan asal sistem pendidikannya memberi ruang yang adil,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Sunggono juga menyinggung pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menyebut bahwa tidak akan ada keadilan sosial tanpa keadilan pendidikan.

Ia pun mengutip visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita keempat, yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai pilar utama kemajuan bangsa.

“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur. Pembentukan karakter, kompetensi, dan keterampilan pemuda juga menjadi kunci,” tuturnya.

Ia turut menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam memperkuat sektor pendidikan, antara lain dengan perbaikan infrastruktur sekolah, penerapan sistem pembelajaran berbasis digital, dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Menurutnya, berbagai ketimpangan yang masih terjadi selama ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

“Kita tidak ingin ada anak-anak yang kehilangan masa depan hanya karena mereka tinggal di wilayah terpencil atau lahir dari keluarga yang kurang beruntung,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Sunggono mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para orang tua, guru, dan tokoh masyarakat untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam membangun Kukar yang lebih adil dan berdaya saing.

“Tidak boleh ada lagi anak Kukar yang putus sekolah karena kemiskinan atau kurangnya dukungan lingkungan. Ini tugas kita bersama,” pungkasnya

Berita Terpopuler

Berita Terkait
Sabtu, 17 Januari 2026

Menata Ulang POBSI Kukar: Rinaldi Kafka Tekankan Keadilan bagi Seluruh Pelaku Biliar

#Daerah
Rabu, 14 Januari 2026

Maju Calon Ketua POBSI Kukar, Rinaldi Kafka Dorong Reformasi Organisasi dan Pembinaan Atlet

#Daerah
Rabu, 14 Januari 2026

Jalan Kabupaten di Dusun Merangan Tak Kunjung Diperbaiki, Akses Masyarakat Kian Memburuk

#Daerah
Minggu, 21 Desember 2025

Diskusi IPNU–IPPNU Kukar Soroti Krisis Ekologi dan Arah Kebijakan Pembangunan Daerah

#Daerah