Senin, 23 Jun 25 18:06 WITA

Usai Dilantik, Bupati Aulia Tegaskan Kukar Langsung Tancap Gas Tanpa 100 Hari Kerja

by tbld

TABLOIDKUKAR.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin resmi menjabat usai dilantik di Pendopo Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (23/6/2025). Pelantikan berlangsung cepat, menyusul agenda penting berupa retret kepemimpinan yang segera dijalani oleh pasangan kepala daerah tersebut.

“Kami baru menerima undangan pelantikan tadi malam sekitar pukul sepuluh. Pagi ini langsung dilantik oleh Gubernur Kaltim karena kami harus segera mengikuti retret,” ungkap Aulia.

Dalam pernyataan usai pelantikan, Aulia menegaskan pihaknya tidak akan mengusung program 100 hari kerja. Menurutnya, konsep tersebut sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

“Kami tidak pakai istilah 100 hari kerja. Fokus kami adalah menyempurnakan program Kukar Idaman yang sudah berjalan menjadi Kukar Idaman Terbaik,” jelasnya.

Aulia menyebut tidak ada jeda antara masa pemerintahan sebelumnya dan saat ini. Sejumlah program langsung digenjot sejak hari pertama, terutama yang berkaitan dengan percepatan manfaat bagi masyarakat.

“Salah satunya program nelayan produktif yang langsung kami tingkatkan dari Rp25 ribu ke Rp100 ribu. Jadi, tidak menunggu lama,” katanya.

Di bidang layanan kesehatan, Bupati Aulia memastikan bahwa pengobatan gratis cukup dengan menunjukkan KTP sudah dapat diakses tanpa menunggu RPJMD disahkan.

“Layanan ini langsung berjalan. Tidak kami tunda,” ucapnya.

Terkait tudingan adanya campur tangan dari kepala daerah sebelumnya, Aulia menegaskan bahwa transisi kepemimpinan kali ini berlangsung secara mandiri.

“Pak Edi Damansyah tidak ikut campur. Proses ini murni berjalan atas dasar kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Aulia juga menyinggung soal pembangunan infrastruktur yang masih menjadi pekerjaan rumah besar di Kukar. Dengan wilayah yang luas, kebutuhan anggaran sangat besar, bahkan diperkirakan mencapai Rp40 triliun.

“Tentu ini tidak bisa diselesaikan sekaligus. Kami akan mulai dari perbaikan jalan utama terlebih dahulu, tentu dengan sinergi bersama provinsi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya dukungan Pemerintah Provinsi dalam menjalankan program strategis seperti pendidikan gratis dan kesehatan gratis, yang akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan.

Sementara itu, soal serapan anggaran yang sempat menjadi sorotan, Aulia mengakui perlu dilakukan evaluasi menyeluruh. Ia menyebut akan segera membahas hal ini dengan OPD dan Sekda dalam waktu dekat.

“Dari sisi fisik sudah cukup baik, tapi serapan keuangan perlu kami cermati. Dalam sepekan ke depan kami akan susun langkah-langkah perbaikannya,” ujar Aulia.

Sebagai bentuk keterbukaan, Aulia juga berjanji akan segera bertemu dengan media dan masyarakat untuk menyampaikan langsung program-program yang akan dijalankan.

“Setelah retret, kami akan adakan jumpa pers. Media penting untuk jadi penghubung aspirasi rakyat,” tutupnya. (*)

Berita Terpopuler

Berita Terkait
Sabtu, 17 Januari 2026

Menata Ulang POBSI Kukar: Rinaldi Kafka Tekankan Keadilan bagi Seluruh Pelaku Biliar

#Daerah
Rabu, 14 Januari 2026

Maju Calon Ketua POBSI Kukar, Rinaldi Kafka Dorong Reformasi Organisasi dan Pembinaan Atlet

#Daerah
Rabu, 14 Januari 2026

Jalan Kabupaten di Dusun Merangan Tak Kunjung Diperbaiki, Akses Masyarakat Kian Memburuk

#Daerah
Minggu, 21 Desember 2025

Diskusi IPNU–IPPNU Kukar Soroti Krisis Ekologi dan Arah Kebijakan Pembangunan Daerah

#Daerah